Monthly Archives: November 2015

Black Gold Glamour

Standar

Ini baru selesai semalam. Yang minat order jangan ragu-ragu untuk menghubungi saya ya 🙂 materials : sateen, organdi pada laposan bunga yang kedua, mutiara sintetis.

image

Bagaimana? Cantik?

image

Silahkeun ;),

Kontak
Email : wilisidrati@yahoo.com
081328187563 (WA/sms only)
Pin 2A389BA3
IG @wilisidrati

Iklan

Resep : Brownies atau Chocolate Cake

Standar

Tak tau kenapa saya sedang ingin sekali membuat brownies ekonomis yang enak dan legit. Semangat sekali, menggebu-gebu 😎
Semua bahan sudah terbeli kecuali coklat batang ya… kan brownies ekonomis :). Sampai-sampai saya pun membeli 3 buah loyang untuk proyek saya ini.

Mulai deh browsing-browsing dan ngobrol dengan teman sekampus yang kebetulan jurusan tata boga. Saya kumpulkan beberapa resep. Bukan beberapa, malah banyak sekali ini 😁. Beberapa yang saya anggap mudah dan membutuhkan buget yang paling minim saya simpan. Kemudian saya mulai eksekusi. Satu hari 3 resep sekaligus. Cihuy kan? Hehehe…

Ketiga resep itu macam-macam dan berbeda-beda perlakuannya. Ada yang tanpa telur dan memakai telur, ada yang di kocok pakai mixer pula yang hanya diadu aduk biasa. Ada yang memakai emulfiser ada yang tidak. Ada yang memakai baking  soda ada pula yang tidak. Bahkan ada pula yang memakai air dan perasan air jeruk. Konon katanya ini resep dari koki cantik Farah Quinn. Entahlah… Benar atau tidaknya.

Dari ketiga percobaan. Bentuk kuenya pun jadi macem-macem.Ada yang mengembang ada pula yang hanya berubah sedikit membesar dari jumlah adonan. Saya hanya mempraktekkan setengah dari resep biar kalo gak enak, kue tidak mubazier dan benar saja 3 hari berikutnya masih ada beberapa potong kue yang tak termakan. Sepertinya karna terlalu bantat. Agak keras. Jadi orang-orang dirumah tidak suka hehehe…

Namun, saya tak patah semangat loh… Menurut saya eksekusi brownies ekonomis ini sungguh menantang. Tujun saya adalah mendapat resep ywng paling murah dan tentu saja yang paling enak dan legit. Beberapa hari kemudiansaya mencoba satu resep lagi. Kali ini resep hasil modifikasian saya. Sambil saya mencermati aneka resep dan pengalaman dari beberapa bentuk brownies-brownies saya yang kemarin-kemarin.

Berikut bahan-bahan yang harus disiapkan :
3 butir telur
165 gram gula pasir
1/2 sdt emulfisier (saya pakai Tbm)
1/2 sdt baking soda
125 gram terigu serbaguna
35 gram coklat bubuk
125 ml minyak sayur
1 1/2 sachet susu kental manis (pakai 2 sachet juga tak masalah)
Keju chedar parut untuk topping
Margarin dan sedikittepung untuk olesan loyang

Cara membuat :
1. Masukkan telur, gula pasir, emulfiser, garam, dan baking soda kedalam baskom. Aduk dengan mixer sampai mengembang kira-kira selama 15 sampai 20 menit.
2. Campurkan dan aduk rata tepung dan coklat bubuk dalam satu wadah. Sisihkan.
3. Setelah adonan memgembang kecilkan kecepatan mixer. Masukkan minyak sayur dan susu kental manis kedalam adonan. Kemudian dilanjutkan dengan memasukkan campuran tepung dan coklat sedikit demi sedikit. Sampai semua bahan tercapur.
4. Panaskan oven. Masukkan adonan kedalam loyang yang sudah dioles margarin dan ditabur tepung. Adonan saya ini cukup dan pas sekali 2 buah loyang ukuran 23 x 10 x 4 cm. Saya isi setengah bagian loyang ya, karna nanti adonan akan mengembang.
5. Taburi dengan keju cheddar parut.
6. Panggang dalam oven. Dengan suhu 150°C selama 40 menit atau sampai matang. Bisa cek dengan ditusuk garpu.

Dan… Inilah hasil brownies saya

image

Alhamdulillah… Menurut saya ini lebih baik dari yang kemarin-kemarin. Tekstur lebuh lembut. Mengembang lebih baik. Tampilan lebih oke. Rasa kuenya pun saya lebih suka, manisnya pas. Anak saya dan orang rumah lainnya juga suka. Kecuali suami saya 😥 dia lebih suka hasil yang kemarin. Lebih suka yang bantat.
Eh iya, bukannya brownies itu sebenernya adalah kue bantat ya? Sejarahnya seperti itu kan?  Jadi… Bagaimana? Eksekusi saya ini gagal atau sukses? Tak taulah. Yang penting rasanya enyak, enyak, enyak🙌.
Mungkin hanya Tuhan yang tau jawabannya ini brownies atau hanya cake coklat biasa hehehe…

Belajar Gambar Lagi

Standar

Beberapa hari terakhir saya terfikir untuk kembali belajar menggambar. Maklum aktivitas saya lebih banyak menjahit selama beberapa tahun terakhir. Gambarnya jadi lupa 😥 masih bisa sih, tapi kok rasa dirasa jari-jari jadi kaku karena lama tidak dipakai menggambar. Kalo ada order jahit, saya gambar alakadarnya, yang penting saya paham maksud dan keinginan pelanggan.

Ini gambar desain baju saya selama 2 hari kemarin. Saya sedang belajar berkomitmen desain baju muslimah aja. Do’akan ya biar patuh sama komitmen saya 😁.
Terus bagian wajah sengaja saya kosongkan. Tanpa mata, alis, hidung, dan mulut. Berbeda dari gambar-gambar saya terdahulu, tidak bisa terlepas dari kerlingan mata genit 😘

image

image

Semoga selama beberapa hari mendatang gambarnya tidak males-malesan lagi deh.

Eh iya, kalo kepengen punya baju sesuai desain saya ini boleh banget loh. Jangan ragu-ragu untuk kontak saya hihihi 😆

Tutorial : fabric flower burn brooch

Standar

Hai…

Kali ini saya bikin tutorial lagi. Mudah dan simpel. Dan sepertinya banyak yang sudah tau juga hehehe… Gak papa ya semoga bermanfaat untuk yang belum sudah tau 🙂

Fabric flower burn alias bunga bakar dari kain perca. Bisa pakai perca satin, siffon atau kain sintetis lain yang bisa meleleh kalau dibakar.

Kita mulai yee…

1. Siapkan bahan-bahan dan alat yang diperlukan. Kain perca, boleh satin atau siffon. Aneka mote warna-warni, renda, benang, gunting, lilin.

image

2. Potong kain perca membentuk lingkaran sebanyak 7 buah. Dengan ukuran yang berbeda-beda. Punya saya ini dimulai dari ukuran 3 cm kemudian setiap lingkaran selanjutnya saya besarkan sebesar 0,3 sampai 0,5 cm.

image

Tak perlu takut membentuk lingkarannya. Menyot-menyot tak masalah, yang penting masihmirip lingkaran. Toh ini bukan akhir dari prosesnya 😀

3. Bakar tepi lingkaran di nyala api lilin. Merata disetiap tepi. Bakar hingga lingkaran meliuk-liuk membentuk cekungan seperti mangkuk.

image

Jangan ragu-ragu untuk melakukan ini. Bakar saja, liukan api akan membuat ini makin nyeni. Asal kainnya jangan samapai habir terbakar ya.

image

4. Tumpuk mangkuk-mangkuk tersebut. Dari ukuran terbesar sampai terkecil. Satukan dengan jahitan. Kalo tidak bisa menjahit bisa pula dilem.

image

5. Gunting renda. Ambil bunganya. Letakkan pada bagian tengah kain perca.

image

6. Sentuhan terakhir percantik dengan mote-mote warna-warni

image

Nah, sudah jadiii… Tinggal tempelkan sebuah peniti dibelakangnya. Kalau tidak punya bahan renda atau mote-mote yang seperti saya gunakan ini. Bisa memanfaatkan bahan lain yang ada dirumah misalnya printilan bunga-bungaan lainnya, kancing bekas atau apapun.

Demikian ya tutorial simpel dari saya. Sampai jumpa di tutorial selanjutnya 🙂