Tutorial : memasang ritsluiting jepang dengan rapi

Standar

Ritsluiting merupakan bukaan baju yang terdiri dari dua deret gerigi yang tebuat dari metal/plastik. Ketika ditarik untuk ditutup dua deret gerigiya akan saling menyatu, menempel erat. Demikian pula ketika ditarik untuk dibuka. Geriginya akan terpisah.
Terdapat beberapa macam ritsluiting. Namun kali ini saya akan membahas tentang pemasangan ritsluiting jepang. Terutama untuk pemula yang baru belajar menjahit. Ritsluiting jepang ini sangat populer untuk bukaan dalam busana.

image

Ada pula yang menyebut ritsluiting ini dengan sebutan ritsluiting sembunyi. Karena ketika tertutup, tidak nampak ritsluitingnya terlihat. Yang ada hanya berupa garis sambungan. Mungkin ini yang menyebabkan ritsluiting jenis ini banyak digunakan. Membuat tampilan busana menjadi lebih rapi.
Untuk pemilihan ritsluiting ini saya sarankan pilih ritsluiting dengan kualitas terbaik. Ritsluiting yang baik tidak mudah rusak dan awet. Kan sayang sekali sudah menjahit dengan susah payah yapi ternyata ritsluitingnya sdh tidak bisa tertutup hanya dalam beberapa tarikan saja 😄. Kalo saya sih biasanya menggunakan yang merk YKK. Ritsluitingnya tampak kokoh. Terdapat pembatas besi pada ujung bawahnya. Pembatas besi ini dapat digeser-geser ke atas ataupun ke bawah. Jadi kalo kita merasa ritsluitingya twrlalu panjang bisa kiya potong dan menggwser besinya. Maka kepala rit akan tertahan dan tidak terlepas dari geriginya.

image

Sekarang akan saya bahas bagaimana langkah pemasanganya agar ritsluiting terlihat rapi. Karena sebagai pemula pemasanhan ritsluiting ini termasuk agak rumit. Pengalaman saya dulu pula ketika pertama kali belajar 😁

1. Siapkan dua bagian busana yang akan dipasangi ritsluiting, sesuaikan warna ritsluiting dengan benda yang akan dipasangi ya.

image

2. Jahit satukan kedua bahan yang akan dipasangi ritsluiting. Panjang bagian yang terbuka yang akan dipasangi ritsluiting harus lebih pendek dari ritsluitingnya.

image

image

3. Pasangkan ritsluiting pada bagian yang telah ditandai (lihat gambar yaa…🙂 ) tahan dengan ritsluiting.

image

4. Ganti jarum pentul dengan jelujutan benang. Hal ini diperlukan agar ritsluiting tidak bergeser ketika dijahit mesin. Karena apabila bergesr sedikit saja akan menyebabkan ritsluiting panjang sebelah. Dan itu merupakan masalah yang besar.

image

image

5. Setelah semua bagian selesai selesai dijelujur. Tindas ritsluiting dengan jahitan mesin dengan menggunakan sepatu khusus ritsluiting. Sepatu jenis ini terdapat dua buah rongga mungil untuk letak gerigi ritsluitingnya. Jahit dari atas hingga mentok kepala ritsluiting pada bagian bawah.

image

6. Setelah semua selesai, lepas benang jelujuran sementara yang kita gunakan sebagai penahan tadi.

image

7. Tarik kepala ritsluiting ke arah atas hingga ritsluiting tertutup.

image

8. Setrika sambungan bahan tempat ritsluitingnya menempel sehingga menjadi rapi.

image

image

Sudah selesai…🙂 semoga membantu untuk pemula yang ingin menjahit baju sendiri

Happy sewing… 😘

Ditulis dari WordPress untuk Android

One response »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s