Category Archives: Flanel craft

tutorial : sepatu kurcaci

Standar

Beberapa Minggu lagi anak saya kebagian mentas di sekolah. Anak saya ditunjuk berperan sebagai kurcaci. Masing-masing emak ditugaskan sebagai penanggung jawab kostum untuk anaknya masing-masing. Nah Lo… Bingung dah saya 😁.

Lalu seperti biasanya kalo lagi bingung… Dimulai dari ngilmu dari google kemudian dilanjutkan dengan ngubek-ngubek rak sepatu, nyari-nyari sendal butut anak.

Dan mulailah saya membuat sepatu untuk kurcacinya terlebih dahulu. Saya menyiapkan beberapa bahan seperti kain flanel warna coklat, busa tipis, lem, benang wol, jarum, benang, dan tentu saja sendal butut anak saya.

Step by step membuat sepatu kurcaci :

1. Ukur lingkar keliling alas sol sandal. Hasil pengukuran kemudian dibagi 2. Contohnya hasil ukur sandal anak saya adalah 43cm. Maka ukuran yang digunakan untuk membuat polanya adalah 21,5cm 

2. Mulailah membuat pola. Yang terpenting adalah ukuran keliling alas sandal. Untuk bodi sepatu hanya asal saya reka-reka.

3. Potong pola. Untuk sebuah sepatu potong pola sebanyak 2 kali. 

4. Agar kokoh, lapisi kain flanel dengan busa tipis. Beri sedikit lem.

5. Rapikan tepinya, jangan sampai panjang busa melebihi kain flanel, agar tampak rapih. 

6. Mulai menyatukan bagian tumit. Jahit dengan feston. Saya memakai benang wol. 

7. Kemudian dilanjutkan dengan menyatu kan bagian depan yang meruncing. 

8. Jahit pula bagian bawah. Jahit terpisah.

9. Potong kelepak sepatu sesuai pola. Letakkan pola pada lipatan kain. 

Jadi pada bagian sisi belakangnya menyatu.

10. Pasangkan kelepak pada lubang pergelangan kaki. Lalu jahit sekelilingnya.

11. Pasangkan sandal pada bagian bawah. Lem bagian sol sandal lekatkan pada kain flanel.

12. Taraaa… Jadilah sepatu kurcacinya. 

Gampang kan prosesnya ? 😉 Gak pake lamaaaaa… Fungsi utama dari sendal butut nya supaya si sepatu tetep enak dipakai dikaki.

Semoga tutonya bisa membantu emak-emak yang anaknya mau pentas juga, hehe… 

Iklan

Cup Cake Pincushion

Standar

Selamat siang,

Hari ini saya sedang dilanda kejenuhan (duhai… 😀 ) untuk menghilangkannya biasanya saya main2 sejenak, melakukan hal lain, sedikit mengesampingkan orderan2 :p

Seperti kali ini, saya ingin membuat kue. Kue versi saya tentunya. Dengan resep ala2 saya. Resepnya : sehelai kain katun aneka rasa, flanel coklat, renda , dan kancing 🙂 .

This is it… Cup cakes. Cup cake pincushion, untuk merapikan jarum-jarum pentul saya. Silakan dicoba..! Bagaimana rasanya? Yummy or…? 😀

Tutorial : handphone organizer

Standar

1. Siapkan alat dan bahan : flanel polos, flanel motif, spon ati, elastik baby, benang, jarum, gunting, dan lem.

2. Siapkan pola.
Pola a : panjang X lebar hape
Pola b : ± 10cm X tinggi hape + 1cm (untuk diselipkan)
Pola c : sesuai selera
Pola d : keliling hape X tinggi hape + 1cm (sisa jahitan)

3. Potong flanel dan spon ati sesuai pola.
Pola a terdiri dari 2lbr flanel polos, 2lbr flanel motif, dan 2lbr spon ati
Pola b dan c masing-masing 2lbr flanel polos dan motif
Pola d : selembar flanel polos

4. Satukan bagian flanel polos dan motif, khusus bagian a selipkan spon ati diantaranya. lekatkan dengan sedikit lem.

5. Jahit sekeliling bagian sisi dan klep penutup.

6. Tata bagian penutup, sisi, alas dan klep (lihat gambar)

7. Siapkan pola keliling, lipat 1cm ke arah dalam untuk membuat tempat elastik. Jahit dengan kuat dan rapat. masukkan karet elastiknya.

8. Sambung bagian ujung pola keliling, jahit kuat.

9. Tempelkan bagian bawah dari pola ber-elastik tersebut pada bagian alas organizer. Semat dan jahit sekelilingnya. Selesaikan pula bagian penutup dengan menjahit sekelilingnya.

10. Buat lubang kancing pada klep dan pasang sebuah kancing pada penutup.

11. Percantik dengan hiasan atau aplikasi seperti bunga2 atau yang lainnya.

12. Masukkan hape, karet elastik akan menahan hape agar tidak terjatuh.

*selamat mencoba*

Terima kasih ^_^

Dikirim dari WordPress untuk BlackBerry.

tutorial : dompet daur ulang bra

Standar

Bukannya ingin PORNO. Seberapa banyak anda mempunyai bra yang sudah tidak terpakai lagi? hmmm… Bingung mau dikemanakan? Mau dipake gak muat, mau dikasihin ke orang takut gak sopan, mau di buang sayang. Selain itu juga bingung kalo mau dibuang, dimanakah sepantasnya 😀

Kalo budaya si mbah si mbah kita dulu, yang suka nyelempitin uang, ini bisa jadi bentuk inovasinya, hehehe

Step by step cara bikinnya, saya jabarkan disini ya 😉

1. Siapkan bahan dan alat yang diperlukan : sebuah bra tak terpakai, selembar kain flanel, benang sulam bahan pelengkap seperti renda, aplikasi bunga, atau mote2. Gunting, lem tembak

2. Potong bagian cup bra, pisahkan dari bagian tali dan badan bra

3. Tempelkan kain flanel pada permukaan cup bra. Dimulai pada bagian atasnya. Sisa2 bahan pada tepi bawah bisa dirapikan dengan membuat beberapa lipit2 kecil

4. Tempel renda pada tepi atas, disini saya menggunakan renda pompom. Renda yang lainnya juga bisa.

5. Pasang ritsluiting pada bagian tepi atas dengan tusuk feston.

6. Potong bagian ritsluiting yang terlalu panjang.

7. Satukan tepi bagian bawahnya, jahit dengan feston.

8. Jadilah sudah… Percantik dengan hiasan bisa memakai aplikasi bunga atau mote2.

Selamat mencoba, jangan buang bra anda yaa 🙂

begini bentuk pouchnya

Tutorialnya sangat manual, tapi semoga dimengerti

Dikirim dari WordPress untuk BlackBerry.

Sampingan

beberapa waktu yg lalu saya membuat case hape berbentuk tikus. Itu hasil contekan dari gambar postingan salah satu teman crafter di salah satu grup fb. Kami sempat mendiskusikan bagaimana cara membuatnya. Saya mencoba, lalu saya upload hasil buatan saya…

Alhamdulillah, ujicoba saya dianggap lumayan sukses. Ada beberapa teman yang menanyakan bagaimana langkah2 pembuatannya. Setelah sekian lama baru saya berhasil membuat tutorial bergambar ini. Kali ini saya membuat tikus yg segerrrr, tikus rasa jeruk hahaha… 😀

siapkan alat dan bahan yang dibutuhkan

 

cetak bagian belakang hape pada flanel, gunting dan ukur kelilingnya.
ukur tinggi hape
buat pola panjang yng ukurannya diambil dr keliling persegi+1 dan tinggi hape+1,5

Dikirim dari WordPress untuk BlackBerry.

Tutorial : Tikus rasa jeruk